News / Politik / Berita

Gagal Ikut Pilgub Jatim, La Nyalla Didorong Maju DPD 2019

akurat logo
Dedi Ermansyah
Kamis, 15 Februari 2018 02:27 WIB
Share
 
Gagal Ikut Pilgub Jatim, La Nyalla Didorong Maju DPD 2019
La Nyalla Mattalitti (Tengah). AKURAT.CO/Adi Suprayitno

AKURAT.CO.ID, Relawan pendukung La Nyalla Mahmud Mattalitti yang terbentuk dalam rangkaian pencalonan gubernur Jatim mendorong agar Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu maju sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Pemilu 2019.

Salah satu koordinator relawan, KH Mustofa Qutby Badri MA atau yang akrab disapa Gus Mustofa Badri mengatakan, pengabdian La Nyalla untuk warga Jatim tidak diragukan lagi, meski gagal maju sebagai calon gubernur wilayah setempat.

"Pengabdian untuk rakyat Jawa Timur tidak harus melalui partai politik atau menjadi kepala daerah. Tetapi menjadi wakil dari daerah juga bisa menjadi sarana untuk mengabdikan diri. Senator atau anggota DPD layak diisi oleh orang-orang dengan kualitas dan totalitas seperti Pak La Nyalla," katanya.

Karena itu, kata Gus Mustofa, pihaknya bersama sejumlah relawan mendorong agar La Nyalla untuk maju sebagai DPD, dan pihaknya siap mendukung.

Dikatakan Gus Mustofa, sudah saatnya La Nyalla mengundurkan diri dari anggota partai politik, meski saat ini masih tercatat sebagai kader dan memiliki KTA Partai Gerindra.

"Harus mundur, lagi pula kemarin kami relawan kecewa dengan Gerindra yang tidak memberikan rekomendasi La Nyalla. Jadi menurut saya segera saja mengajukan surat pengunduran diri," katanya.

Relawan lainnya, asal Madiun, KH Mohamad Said mengaku siap mengumpulkan dukungan KTP untuk pencalonan DPD La Nyalla.

Pengasuh Ponpes Angkring Langgar Candi, Madiun itu juga siap membuka posko pemenangan DPD untuk La Nyalla di Madiun dalam waktu dekat.

"Kami para relawan masih tetap solid dan menjalin komunikasi. Karena itu kami setuju dan mendukung gagasan agar La Nyalla maju DPD dari Jatim," katanya.

UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyertakan sejumlah aturan teknis pemilu termasuk persyaratan dukungan minimal bagi calon anggota DPD RI pada Pemilu 2019.

Untuk menjadi calon anggota DPD, bakal calon harus mengantongi dukungan pemilih yang dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tanda tangan atau cap jempol jari tangan dan dilengkapi fotokopi kartu tanda penduduk setiap pendukung.

Dalam regulasi tersebut, untuk Jawa Timur, yang termasuk dalam kategori provinsi dengan jumlah pemilih tetap lebih dari 15 juta orang, maka bakal calon anggota DPD harus mendapat dukungan paling sedikit 5 ribu pemilih.

Dukungan itu harus tersebar paling sedikit 50 persen kabupaten dan kota di Jatim.

Seorang pendukung tidak boleh memberikan dukungan kepada lebih dari satu orang calon anggota DPD serta melakukan perbuatan curang untuk menyesatkan seseorang dengan memaksa. Sementara itu, pendaftaran calon anggota DPD akan mulai dibuka pada Maret 2018 mendatang.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Pangdam IX Ingatkan Potensi Konflik Meningkat di Tahun Politik

Selasa, 20 Februari 2018 02:14 WIB

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengingatkan akan acaman yang yang harus diantisipasi oleh dengan baik oleh bangsa Indonesia.


Bungkam Betis, Real Madrid Ciptakan Gol ke-6.000

Selasa, 20 Februari 2018 02:10 WIB

Pesta gol terjadi di markas Real Betis


Mantan Komisioner Komnas HAM Dukung Pati Polri Jadi Plt Gubernur Sumut

Selasa, 20 Februari 2018 01:35 WIB

Pigai mengaku mendukung keputusan Mendagri yang mengangkat Pati Polri untuk menjadi Plt GUbernur Sumut


Seekor Paus Ditemukan Mati di Kawasan Pulau Banyak

Selasa, 20 Februari 2018 01:10 WIB

Seekor paus ditemukan mati di Pulau Asoq.


Ayah James Restui Sang Anak Tinggalkan Real Madrid

Selasa, 20 Februari 2018 01:00 WIB

Dia menjalani masa pinjaman selama dua musim di Muenchen


Dapat Nomor Urut 11, Ini Kata Ketua DPD PSI Sumut

Selasa, 20 Februari 2018 00:47 WIB

Fuad Ginting mengaku bersyukur partainya itu mendapatkan nomor urut 11 pada Pemilu 2019 mendatang.


Namanya Disebut, Fahri Hamzah: Nazaruddin Panik Persekongkolan Mulai Terbuka

Selasa, 20 Februari 2018 00:27 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Nazaruddin yang menyebut namanya.


Persib Kehabisan Stok Striker Lokal Berkualitas?

Selasa, 20 Februari 2018 00:20 WIB

Setidaknya Persib butuh empat pemain tambahan


Terinspirasi Masa Kecil, 'Guru Ngaji' Ingin Sejahterakan Pengajar Agama

Selasa, 20 Februari 2018 00:05 WIB

Film dikemas secara ringan sehingga bisa menjadi tontonan bagi semua kalangan dan didedikasikan untuk pengajar agama atau guru ngaji.


Kesalahan Fatal Tim Kasta Tiga Saat Jamu Spurs

Selasa, 20 Februari 2018 00:05 WIB

Kedua tim harus memainkan laga replay


Pemerintah Diminta Berdamai dengan Kelompok Habib Rizieq, Jika Tidak, Ini yang Akan Terjadi

Senin, 19 Februari 2018 23:56 WIB

Pemerintah seharusnya berdamai dengan kelompok yang menjadi pendukung Habib Rizieq Shihab.


Dikhianati Istri dan Pamannya, Ini yang Dilakukan Sandi

Senin, 19 Februari 2018 23:46 WIB

Pelaku emosi saat melihat korban melintas membawa dagangan dari arah utara.


Meski Kepulangan Habib Rizieq Belum Pasti, Eggi Sudjana Klaim Puluhan Ormas Siap Kawal

Senin, 19 Februari 2018 23:45 WIB

Eggi Sudjana mengklaim akan ada puluhan ormas yang bakal menjemput Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta 21 Februari mendatang.


Nazarudin Tiba-tiba Merintih saat Ditanya Soal Puan Maharani di e-KTP

Senin, 19 Februari 2018 23:34 WIB

Nazar tertawa ketika disinggung soal peran dari Ketua Fraksi PDIP saat proyek e-KTP bergulir.


Golkar Minta Kepulangan Rizieq Shihab Jangan Dijadikan Pengganggu Stabilitas Politik

Senin, 19 Februari 2018 23:19 WIB

Wasekjen Golkar Viktus Murin menilai bahwa kepulangan Rizieq merupakan hal biasa.